Desa Pinang Jatus

Berita Desa

SOSIALISASI BAHAYA KARHUTLA AKIBAT PERUBAHAN IKLIM DIGELAR DI BALAI DESA PINANG JATUS

09 Juni 2026

17 Kali Dibaca

Nurul Hidayah

Pinang Jatus, 6 Juni 2026 - Pemerintah bersama UPTD KPHP TELAKE menggelar Sosialisasi Hutan dan Lahan Akibat Perubahan Iklim pada Jumat, 6 Juni 2026 di Balai Desa Pinang Jatus mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan yang dipicu perubahan iklim.WhatsApp_Image_2026-06-09_at_12-25-33 

Narasumber utama kegiatan ini adalah Shahar Al Haq, Kepala UPTD KPHP TELAKE. Beliau hadir langsung untuk memberikan pemahaman terkait pencegahan dan penanganan karhutla kepada warga, perangkat desa, dan kelompok peduli lingkungan.

Perubahan iklim membuat musim kemarau makin panjang dan curah hujan jadi tidak menentu. Kondisi ini membuat hutan dan lahan gambut lebih kering sehingga rawan terbakar. Lewat sosialisasi ini pemerintah ingin warga Pinang Jatus memahami penyebab, dampak, serta langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan.WhatsApp_Image_2026-06-09_at_12-25-32 

Dalam pemaparannya, Shahar Al Haq menekankan bahwa mayoritas kebakaran hutan dan lahan dipicu aktivitas manusia seperti membakar lahan, membuang puntung rokok, atau membakar sampah saat musim kering. Suhu yang naik dan kelembaban yang turun akibat perubahan iklim membuat api lebih cepat menjalar. Asap yang dihasilkan mengganggu kesehatan warga, aktivitas belajar mengajar, hingga transportasi. Karena itu beliau mengajak masyarakat menghentikan tradisi bakar lahan, segera melaporkan titik api kepada petugas, dan ikut aktif dalam posko siaga karhutla desa.WhatsApp_Image_2026-06-09_at_12-25-32_(1) 

Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mendampingi desa. Dengan sosialisasi langsung dari Kepala UPTD KPHP TELAKE, warga mendapatkan informasi yang benar dan cara penanganan awal yang tepat. Harapannya setelah 6 Juni 2026, masyarakat Pinang Jatus memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga hutan dan lahan.

"Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi? Perubahan iklim sudah nyata, tapi kita masih bisa cegah karhutla dengan tindakan kecil setiap hari," tegas Shahar Al Haq.

Narasumber: Shahar Al Haq, Kepala UPTD KPHP TELAKE

Pinang Jatus, 6 Juni 2026 - Pemerintah bersama UPTD KPHP TELAKE menggelar Sosialisasi Hutan dan Lahan Akibat Perubahan Iklim pada Jumat, 6 Juni 2026 di Balai Desa Pinang Jatus mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan yang dipicu perubahan iklim.

Narasumber utama kegiatan ini adalah Shahar Al Haq, Kepala UPTD KPHP TELAKE. Beliau hadir langsung untuk memberikan pemahaman terkait pencegahan dan penanganan karhutla kepada warga, perangkat desa, dan kelompok peduli lingkungan.

Perubahan iklim membuat musim kemarau makin panjang dan curah hujan jadi tidak menentu. Kondisi ini membuat hutan dan lahan gambut lebih kering sehingga rawan terbakar. Lewat sosialisasi ini pemerintah ingin warga Pinang Jatus memahami penyebab, dampak, serta langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan.WhatsApp_Image_2026-06-09_at_11-58-26 

Dalam pemaparannya, Shahar Al Haq menekankan bahwa mayoritas kebakaran hutan dan lahan dipicu aktivitas manusia seperti membakar lahan, membuang puntung rokok, atau membakar sampah saat musim kering. Suhu yang naik dan kelembaban yang turun akibat perubahan iklim membuat api lebih cepat menjalar. Asap yang dihasilkan mengganggu kesehatan warga, aktivitas belajar mengajar, hingga transportasi. Karena itu beliau mengajak masyarakat menghentikan tradisi bakar lahan, segera melaporkan titik api kepada petugas, dan ikut aktif dalam posko siaga karhutla desa.

Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mendampingi desa. Dengan sosialisasi langsung dari Kepala UPTD KPHP TELAKE, warga mendapatkan informasi yang benar dan cara penanganan awal yang tepat. Harapannya setelah 6 Juni 2026, masyarakat Pinang Jatus memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga hutan dan lahan.

"Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi? Perubahan iklim sudah nyata, tapi kita masih bisa cegah karhutla dengan tindakan kecil setiap hari," tegas Shahar Al Haq.

Narasumber: Shahar Al Haq, Kepala UPTD KPHP TELAKE

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar

Komentar Facebook

statistik
penduduk

Desa Pinang Jatus
Kecamatan Long Kali, Kabupaten PASER

268

Laki-laki

198

Perempuan

466

TOTAL

Laki-laki : 268 ORANG

Perempuan : 198 ORANG

TOTAL : 466 ORANG

GaleriFoto

Foto

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

APBDes 2025 Pendapatan

APBDes 2025 Pembelanjaan